Kebangkitan Pendapatan Kasino Macau Setelah Dampak Piala Dunia

Kebangkitan Pendapatan Kasino Macau Setelah Dampak Piala Dunia

Pengaruh Piala Dunia pada GGR Macau

Menurut Seaport Research Partners, penurunan GGR Macau terjadi pada bulan Juli. Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi sektor ini, dengan banyak wisatawan memilih menunda kunjungan mereka ke Macau untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak mendukung juga menghambat kedatangan wisatawan.

Penurunan Pendapatan Juli

Data dari Biro Inspeksi dan Koordinasi Permainan menunjukkan bahwa Macau mencatatkan GGR sebesar MOP20,26 miliar atau kira-kira US$2,51 miliar pada bulan Juli, menurun 8,4% dibandingkan tahun lalu, namun meningkat 9,4% dari bulan Juni. Analisis mengungkapkan bahwa segmen premium-mass dan VIP sangat terdampak oleh perhatian yang berpaling ke turnamen tersebut.

Prediksi Peningkatan Agustus dan September

Seaport optimistis pemulihan akan terjadi pada bulan Agustus, dengan perkiraan GGR meningkat 4,5% dibanding tahun sebelumnya, berkat datangnya kembali turis yang sebelumnya menunda kunjungan selama Piala Dunia. Proyeksi kenaikan GGR untuk bulan September diperkirakan mencapai 11% year-on-year.

Dukungan Kebijakan dan Likuiditas

Pemulihan ini juga didukung oleh kemudahan likuiditas dan kebijakan visa yang lebih mendukung. Penguatan mata uang renminbi juga membantu meningkatkan likuiditas di kalangan pelanggan, menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi segmen premium di Macau.

Ancaman Risiko yang Berlanjut

Meskipun ada harapan, Seaport mengingatkan bahwa beberapa risiko tetap ada. Situasi ekonomi di Tiongkok, pembatasan pengiriman uang atau perjalanan ke Macau, serta potensi cuaca buruk dapat memengaruhi pemulihan ini. Segmen basis-mass malam hari di Macau juga masih tertinggal dibandingkan tingkat prapandemi.

Penutup

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan, pemulihan GGR kasino Macau di bulan Agustus dan September tampaknya berada dalam jalur positif, didukung oleh naiknya permintaan yang sempat tertunda. Namun, pemantauan ketat terhadap risiko yang ada tetap diperlukan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.